Cabai bisa memberikan sensasi pedas yang menyegarkan, tetapi saat mengolahnya, banyak orang mengalami masalah dengan rasa panas yang menjalar pada tangan. Rasa panas ini disebabkan oleh zat yang bernama capsaicin, yang tidak hanya memberikan rasa pedas, tetapi juga bisa menimbulkan iritasi pada kulit. Ketika kita menyentuh cabai dan tidak berhati-hati, efeknya bisa sangat mengganggu, terutama ketika kita tidak sengaja menyentuh wajah atau mata.
Berbagai cara dapat dilakukan untuk mengatasi efek panas yang ditimbulkan oleh cabai. Satu hal yang perlu diingat adalah bahwa air biasa tidak cukup untuk menghilangkan capsaicin karena zat ini tidak larut dalam air.
Cara Ampuh Mengatasi Sensasi Panas Setelah Mengolah Cabai
Ternyata, ada banyak cara sederhana yang bisa Anda lakukan untuk meredakan rasa panas akibat terkena cabai. Ini penting agar Anda segera kembali melakukan aktivitas lain tanpa rasa terganggu.
Berbagai bahan yang mungkin sudah ada di dapur Anda dapat digunakan untuk mengatasi masalah ini. Dalam beberapa kasus, perawatan sederhana dapat sangat efektif, dan Anda tidak perlu membeli produk mahal.
Berikut adalah beberapa solusi yang bisa Anda coba saat mengalami efek tidak nyaman dari cabai. Semua bahan ini mudah diakses dan terjadi di lingkungan rumah Anda.
Minyak Sayur Sebagai Solusi Pertama
Minyak sayur seperti minyak kelapa atau minyak zaitun sangat direkomendasikan untuk meredakan rasa panas. Karena capsaicin bersifat larut dalam minyak, oleskan sedikit minyak pada area yang terkena.
Proses ini akan membantu mengangkat sisa-sisa capsaicin dari kulit Anda. Dengan menggunakan minyak, rasa panas bisa berkurang secara signifikan dalam waktu singkat.
Yogurt dan Susu untuk Meredakan Sensasi Terbakar
Ketika terkena cabai, susu bisa menjadi penawar yang sangat efektif. Kasein dalam susu terkenal mampu menetralkan efek dari capsaicin sehingga membuat tangan Anda merasa lebih nyaman.
Selain susu, yogurt juga memberikan efek yang mirip. Anda dapat merendam tangan dalam yogurt untuk meredakan iritasi yang dialami akibat cabai.
Penggunaan Bahan Rumah Tangga yang Efektif
Selain minyak sayur, susu, dan yogurt, terdapat beberapa bahan lain yang juga efektif. Misalnya, tepung maizena atau baking soda dapat dibuat pasta untuk mengurangi rasa terbakar pada kulit.
Hanya dengan mencampurkan salah satu bahan tersebut dengan air, Anda bisa mengaplikasikannya ke tangan dan membiarkannya kering sebelum membilasnya. Hasilnya, rasa panas dari cabai bisa berkurang.
Metode Alternatif yang Patut Dicoba
Metode lain yang mungkin terdengar tidak biasa namun efektif adalah menggosok tangan Anda dengan stainless steel. Ini bisa dilakukan dengan menggosokkan tangan pada permukaan stainless steel seperti wastafel atau sendok.
Begitu juga dengan alkohol medis, yang mampu menguraikan minyak capsaicin. Cukup oleskan alkohol pada area yang terkena dan cuci setelah beberapa menit, dan rasa panas akan mereda.
Cuka Sebagai Penetrasi Terbaik untuk Capcaicin
Cuka juga dikenal dapat membantu menetralkan rasa pedas akibat capsaicin. Asam asetat dalam cuka berfungsi untuk merugikan capsaicin sehingga mengurangi sensasi terbakar.
Untuk memanfaatkan cuka, Anda bisa merendam tangan dalam campuran cuka dan air selama sepuluh hingga lima belas menit. Ini merupakan salah satu cara yang sangat efektif dalam mengatasi masalah ini.
Dengan mengetahui beberapa cara mengatasi rasa panas akibat cabai, Anda tidak perlu lagi merasa panik. Perlunya tindakan cepat dan tepat dapat membuat Anda merasa lebih nyaman tanpa inflasi masalah, dan menyusul kebiasaan yang baik saat memasak, sangat disarankan untuk menggunakan sarung tangan saat mengolah cabai.










