Chery Sales Indonesia (CSI) baru-baru ini mengumumkan penghentian produksi dan penjualan SUV Omoda 5, yang kini dikenal sebagai C5 GT AWD. Kehadiran kendaraan ini di Indonesia dimulai pada tahun 2023, menawarkan dua sistem penggerak: roda depan (FWD) dan semua roda (AWD). Dengan harga mulai dari Rp488,8 juta untuk varian AWD, mobil ini dirancang untuk memberikan performa yang menarik.
Namun, keputusan untuk menghentikan varian AWD ini diambil setelah mengamati sejumlah faktor yang memengaruhi permintaan pasar. Budi Darmawan, Direktur Pemasaran CSI, menyatakan bahwa mereka tidak lagi memproduksi varian AWD, yang merupakan bagian dari Omoda 5 GT.
Meski Budi tidak menjelaskan alasan spesifik di balik keputusan ini, kelesuan minat konsumen tampaknya menjadi salah satu pendorong utama. Menurut data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), distribusi Omoda 5 GT AWD dari pabrik ke dealer cukup rendah.
Penyebab Penghentian Model SUV Chery di Pasar Indonesia
Penghentian produksi Omoda 5 GT AWD di Indonesia merupakan keputusan yang tidak diambil sembarangan. Minat konsumen terhadap model ini tergolong rendah dan hal ini terlihat dari data distribusi yang minim. Selama tahun 2024, hanya 17 unit yang berhasil didistribusikan dari pabrik ke dealer.
Jumlah tersebut bahkan meningkat sedikit pada tahun 2025, yaitu 33 unit, namun tetap jauh dari harapan untuk kendaraan dengan spesifikasi yang cukup menjanjikan. Data tersebut menunjukkan bahwa pasar tidak merespons positif pada SUV ini.
Selain faktor permintaan, adanya pesaing lain di pasar SUV juga menjadikan tantangan tersendiri bagi Chery. Berbagai merek lain menawarkan produk serupa dengan fitur yang menarik, sehingga menciptakan persaingan yang cukup ketat.
Spesifikasi dan Fitur Omoda 5 GT yang Menarik Namun Tidak Cukup Mendukung
Dari sisi spesifikasi, Omoda 5 GT dihadirkan dengan mesin bensin 4 silinder 1.600 cc, mampu memproduksi tenaga maksimum sebesar 197 hp dengan torsi 290 Nm. Mesin ini dipadukan dengan transmisi otomatis 7 percepatan DCT, memberikan pengalaman berkendara yang responsif dan efisien.
Di dalam kabin, Omoda 5 GT menawarkan fitur premium dengan layar sentuh 20,5 inci, sistem audio dari Sony dengan delapan speaker, serta dukungan Apple CarPlay dan Android Auto. Fitur-fitur ini seharusnya cukup menarik bagi konsumen yang menginginkan kenyamanan dan kemudahan saat berkendara.
Akan tetapi, meskipun dilengkapi dengan teknologi yang modern, hal ini tidak cukup untuk menarik perhatian pasar yang lebih luas. Tingginya ekspektasi konsumen akan fitur-fitur inovatif tampaknya tidak sejalan dengan apa yang ditawarkan oleh Omoda 5 GT.
Langkah Strategis Chery Selanjutnya untuk Meningkatkan Penjualan
Kini, Chery tengah mempersiapkan varian baru yang diharapkan dapat membangkitkan minat konsumen. Varian anyar ini adalah C5 CSH (Chery Super Hybrid), yang dioperasikan dengan mesin 1.5T GDI (DHE) serta motor listrik dan baterai berkapasitas 1,83 kWh. Mobil ini dijadwalkan meluncur bulan depan.
C5 CSH berbeda dari sistem plug-in hybrid yang banyak dikenal, karena kendaraan ini tidak memerlukan pengisian daya baterai dari luar. Hal tersebut menjadikannya sebagai full hybrid (HEV) yang menawarkan fleksibilitas dalam penggunaan energi.
Dari sisi performa, mobil ini mampu menampung bensin sebanyak 51 liter dan menggabungkan daya dari baterai, motor listrik, dan bensin untuk menghasilkan daya jelajah yang lebih dari 1.000 km. Dengan spesifikasi ini, C5 CSH diharapkan dapat menjadi alternatif menarik bagi konsumen di segmen hybrid.
Persiapan dan Strategi Peluncuran di Acara Pameran Mobil Terkenal
Peluncuran C5 CSH akan dilakukan di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Acara ini diharapkan menjadi momen yang sempurna untuk memperkenalkan C5 CSH kepada publik, serta menampilkan inovasi terbaru dari Chery. Pameran mobil adalah platform yang tepat untuk menciptakan buzz dan meningkatkan minat terhadap produk baru.
Diharapkan dengan strategi peluncuran yang matang, serta penawaran fitur-fitur inovatif, Chery dapat menarik perhatian lebih banyak konsumen. Langkah ini bisa menjadi titik balik bagi perusahaan untuk meningkatkan posisi mereka di pasar otomotif Indonesia.
Secara keseluruhan, meskipun Omoda 5 GT AWD tidak berhasil memenuhi ekspektasi pasar, Chery tampaknya tetap optimis dengan masa depan produk mereka. Peluncuran C5 CSH diharapkan dapat memberikan angin segar bagi perusahaan dan mendapatkan kembali kepercayaan konsumen.








