Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, mengungkapkan bahwa akses jalan menuju daerahnya telah terputus dan tidak bisa diakses kecuali melalui jalur udara. Situasi ini disebabkan oleh bencana ekologis yang mengakibatkan longsor dan banjir di sejumlah daerah di Sumatra.
Dia menjelaskan bahwa banyak titik jalan tertutup longsor, sedangkan jembatan telah terputus, membuat transportasi darat menjadi tidak mungkin. “Saat ini, satu-satunya cara untuk menjangkau daerah kami adalah lewat udara,” tutur Haili dalam sebuah wawancara.
Haili mengungkapkan bahwa bantuan yang dapat dikirim melalui jalur udara terbatas, sementara kebutuhan masyarakat Aceh Tengah sangat mendesak. “Bantuan dari udara tidak cukup untuk memenuhi semua kebutuhan,” tambahnya.
Menghadapi Krisis Akses Jalan di Aceh Tengah
Bencana yang menimpa Aceh Tengah menyebabkan kesulitan akses bagi masyarakat yang tinggal di daerah terisolir. Haili menyatakan bahwa satu-satunya solusi yang mungkin adalah menggunakan helikopter untuk mengirimkan bantuan.
Ini menjadi tantangan besar, karena hanya sedikit helikopter yang tersedia. “Penyediaan layanan udara sangat terbatas dan tidak mampu memenuhi semua kebutuhan masyarakat yang terkena dampak,” kata Haili.
Meskipun demikian, bantuan dari pemerintah pusat dan provinsi datang dengan penyediaan helikopter yang dapat membantu mengantar kebutuhan ke desa-desa yang terisolir. “Kami sangat bersyukur atas bantuan ini,” ia menambahkan.
Tantangan Pemulihan Infrastruktur Pasca Bencana
Pemulihan infrastruktur di Aceh Tengah menjadi tantangan tersendiri. Haili menjelaskan bahwa untuk membuka jalur yang tertutup longsor, diperlukan alat berat yang saat ini tidak cukup tersedia.
Dia juga menekankan bahwa ketersediaan bahan bakar untuk alat berat menjadi masalah lain yang harus dihadapi. “Tanpa bahan bakar, alat berat tersebut tidak dapat berfungsi,” ungkapnya dengan nada pesimis.
Haili menambahkannya dengan pernyataan bahwa masyarakat banyak datang ke kantornya untuk menanyakan kelangkaan BBM yang menjadi semakin parah. “Kami berusaha keras untuk mengatasi masalah ini, tetapi situasi sangat sulit,” katanya.
Dampak pada Kehidupan Masyarakat dan Ekonomi Daerah
Dampak bencana tidak hanya dirasakan oleh mereka yang mengalami langsung musibah, tetapi juga masyarakat biasa yang sebelumnya tidak mengalami kesulitan. “Masyarakat yang dulunya tidak terdampak kini merasakan keburukan dari krisis ini,” jelas Haili.
Haili mengamati bahwa situasi ini mengubah dinamika kehidupan sehari-hari warga Aceh Tengah. Kebutuhan pokok seperti beras menjadi sulit untuk didapatkan oleh masyarakat luas.
Kendati begitu, ia menegaskan bahwa bantuan yang datang dari pemerintah telah memberikan harapan dan mulai memperbaiki situasi. “Alhamdulillah, bantuan ini membuat sedikit teratasi,” katanya optimis.








