Tim nasional futsal Indonesia U-19 baru saja menunjukkan performa yang mengesankan dengan mengalahkan Vietnam di semifinal Piala AFF Futsal U-19. Pertandingan yang berlangsung di Gymnasium Nonthaburi, Thailand, pada Sabtu sore ini menjadi bukti kemampuan para pemain muda Indonesia dalam mengatasi tekanan dan mencetak gol-gol penting.
Dengan dukungan dari para pendukung yang penuh semangat, Indonesia memulai laga dengan baik, di mana Dafa Erlangga membuka skor untuk Tim Garuda Muda pada menit ketiga. Keberhasilan ini memberikan motivasi tambahan bagi tim untuk terus berjuang dan mempertahankan keunggulan mereka.
Tetapi, Vietnam menunjukkan ketangguhan mereka dengan segera memanfaatkan kesempatan. Pada menit keempat, sepakan Nguyen Thac Hieu membuat skor menjadi imbang 1-1, menambah ketegangan di lapangan. Baik Indonesia maupun Vietnam, kini harus berjuang keras untuk menciptakan peluang.
Keberanian Para Pemain Muda di Laga Semifinal
Setelah gol penyama itu, Indonesia tak menyerah dan cenderung lebih agresif dalam menyerang. Haekel Ayyasy Caserio menjadi bintang pada menit kelima, memanfaatkan kesalahan dari kiper Vietnam, Tuan Phong, untuk membobol gawang lawan dan membawa kembali Indonesia unggul 2-1. Hal ini jelas menjadikan Indonesia semakin percaya diri untuk mengatur permainan.
Gerakan cepat dari Sulaiman Rizki Hidayat kembali menjebol gawang Vietnam, yang pada menit ketujuh mengubah skor menjadi 3-1. Momentum ini memberikan pengaruh besar bagi tim, meningkatkan semangat juang mereka untuk tidak hanya mempertahankan skor, tetapi juga menciptakan lebih banyak peluang. Namun, Vietnam tidak tinggal diam dan cepat merespons dengan mencetak gol pada menit kedelapan melalui Vu Dai Hoc.
Permainan yang saling balas gol ini menciptakan tensi yang tinggi. Indonesia tidak mau ketinggalan dan dengan kerjasama yang bagus antara Reivan Revian dan Dafa Erlangga, berhasil mencetak gol keempat pada menit ke-13, menambah jarak menjadi 4-2. Kegigihan para pemain muda ini patut diacungi jempol, menunjukkan kualitas mereka dalam pertandingan ketat seperti semifinal ini.
Strategi Bertahan dan Peluang yang Dihasilkan
Beralih ke babak kedua, situasi di lapangan semakin menarik. Indonesia yang unggul dua gol dituntut untuk tetap fokus dan tidak lengah. Pelatih Naim Hamid Salim memberi instruksi agar timnya terus memperkuat pertahanan sembari terus mencari peluang untuk menambah gol. Hal ini terbukti efektif meski Vietnam berusaha keras untuk mencetak gol balasan.
Indonesia terus menciptakan peluang berbahaya, namun kiper Vietnam, Truong Van Khang, tampil sangat baik dengan menggagalkan beberapa peluang emas. Keberhasilan kiper dalam menjaga gawangnya membuat tekanan kembali meningkat di kubu Indonesia, yang harus berupaya lebih keras untuk menembus barisan pertahanan Vietnam.
Akhirnya, pada menit ke-24, Indonesia mencetak gol kelima melalui Reivan Revian yang sukses menyelesaikan umpan di dekat gawang. Gol ini memberikan sedikit kelegaan bagi tim, namun Vietnam merespons dengan menerapkan skema power play setelah menit ke-29, menambah intensitas laga.
Momen-momen Krusial di Akhir Pertandingan
Vietnam berusaha menggempur pertahanan Indonesia dengan menggunakan formasi yang lebih menyerang. Meskipun begitu, barisan pertahanan Indonesia tetap solid dan disiplin. Situasi semakin memanas ketika pada menit ke-33, Quang Huy berhasil menjebol gawang Indonesia, membuat skor berubah menjadi 5-3 dan memperkecil selisih.
Gol tersebut memicu tim Vietnam untuk berusaha lebih agresif. Mereka melakukan segala cara untuk menyamakan kedudukan, termasuk mengandalkan penggunaan ‘kiper terbang’. Terjadi juga insiden handsball yang melibatkan Sulaiman Rizki. Meskipun di-review, wasit memutuskan untuk tidak memberikan penalti.
Pada menit akhir, kiper Guntur Rochmatdhani mempertunjukkan kemampuannya dengan mencetak gol luar biasa dari jarak jauh, mengamankan kemenangan 6-3 bagi Indonesia. Dalam waktu yang hampir bersamaan, Guntur kembali beraksi dengan sukses menambahkan satu gol lagi, mengakhiri pertandingan dengan kemenangan besar 7-3.
Kemenangan ini membawa Indonesia ke final Piala AFF Futsal U-19, di mana mereka akan menghadapi pemenang dari laga antara Thailand dan Malaysia. Para pemain muda ini telah menunjukkan bakat luar biasa dan semangat juang yang patut dicontoh.
Susunan Pemain Inti Indonesia vs Vietnam di Piala AFF Futsal U-19:
Guntur Rochmatdhani; Ahmad Firdaus, Fatih Zidan, Andi Umayyah, Reivan Revian.











