Tubuh kita memiliki cara tersendiri untuk mengisyaratkan kondisi kesehatan melalui kebiasaan tidur. Jika Anda mengalami tiga dari sepuluh tanda berikut saat tidur, kemungkinan besar tingkat stres Anda cukup tinggi dan perlu mendapatkan perhatian.
Stres, dalam batas tertentu, bisa berfungsi untuk membantu kita menghadapi tantangan dan mencari solusi. Namun, ketika stres ini berlebihan, dampaknya bisa merugikan kesehatan tubuh dan mental.
Ahli kesehatan mental Liz Tenuto menekankan bahwa banyak orang sering terjebak dalam respons stres yang berlarut-larut. Dia menjelaskan bahwa kebiasaan tidur kita dapat memberi petunjuk jelas mengenai tingkat stres tersebut.
Berdasarkan pengalamannya, Tenuto membagikan sejumlah tanda yang menunjukkan bahwa seseorang mungkin mengalami tinggi stres. Mari kita eksplorasi lebih dalam mengenai tanda-tanda ini.
Tanda-Tanda Tubuh Mengalami Stres Melalui Kebiasaan Tidur
Salah satu tanda tubuh mengalami stres dapat terlihat dari kebiasaan tidur yang tidak normal. Kebiasaan ini mencerminkan kondisi kesehatan mental yang mungkin perlu diperhatikan lebih jauh.
Contohnya, saat seseorang terbangun dengan keringat bercucuran, tanpa penyebab yang jelas seperti cuaca panas. Hal ini biasanya menunjukkan adanya kecemasan yang mengganggu kenyamanan tidur.
Selain itu, menggertakkan gigi saat tidur adalah tanda lainnya. Kegiatan ini tidak hanya berisiko merusak gigi, tetapi juga merupakan respons tubuh terhadap stres yang berkepanjangan.
Frekuensi mimpi buruk juga bisa menjadi indikator stres tinggi. Seringnya mimpi buruk dapat dihubungkan dengan gangguan emosional, trauma, dan kelebihan beban mental.
Posisi Tidur dan Dampaknya Terhadap Kesehatan Mental
Posisi tidur juga memainkan peran penting dalam menandakan tingkat stres. Tidur mengerang, mirip seperti posisi T-rex, menunjukkan ketegangan mental yang ekstrem.
Dalam posisi tersebut, tubuh terlihat meringkuk, yang mencerminkan ketidaknyamanan emosional. Tenuto menyebutkan bahwa ini mungkin merupakan respons instinktif saat sistem saraf berada dalam keadaan tertekan.
Berbicara dalam tidur atau sleep talking, meskipun tampak lucu, bisa menjadi tanda serius juga. Biasanya, perilaku ini muncul saat seseorang mengalami kecemasan yang meluap-luap dalam tidurnya.
Berjalan dalam tidur adalah bentuk lain dari respons stres. Penelitian menunjukkan bahwa isu seperti trauma masa kecil dan gangguan stres pascatrauma (PTSD) dapat meningkatkan kemungkinan seseorang berjalan saat tidur.
Kualitas Tidur dan Frekuensi Terbangun
Kualitas tidur sangat penting untuk kesehatan fisik dan mental. Jika seseorang sering terbangun di tengah malam, kemungkinan ada faktor stres yang berperan di balik kebiasaan ini.
Terbangun di malam hari, tidak hanya mengganggu konsentrasi, tetapi juga mengindikasikan bahwa tubuh berjuang untuk mengatasi stres. Hal ini bisa menjadi sinyal bahwa tubuh memerlukan lebih banyak perhatian terhadap kesejahteraan mentalnya.
Sulit tidur atau insomnia juga sering terkait dengan tingkat stres yang tinggi. Ketidakmampuan untuk rileks sebelum tidur dapat menyebabkan gejala gelisah yang terus menerus.
Kurang tidur dapat mengakibatkan peningkatan hormon stres seperti kortisol, yang bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan secara keseluruhan.
Kelelahan dan Rasa Sakit Sebagai Gejala Stres
Kelelahan saat bangun pagi bisa menandakan kualitas tidur yang buruk. Namun, kelelahan ini juga sering kali berhubungan dengan tingkat stres yang tinggi.
Kondisi stres membuat tubuh memproduksi hormon yang dapat mempersiapkan seseorang untuk melawan atau melarikan diri dari ancaman, meskipun tidak ada bahaya nyata saat tidur. Ini bisa membuat tidur menjadi tidak menyegarkan.
Selain itu, bangun dengan rasa sakit dan ketegangan di bagian otot juga mencerminkan bagaimana stres berperan dalam kualitas tidur. Posisi tidur yang tak nyaman hanya memperburuk keadaan ini.
Stres yang berkepanjangan dapat memicu ketegangan otot, dan jika tidak diatasi, bisa menyebabkan kondisi kesehatan yang lebih serius. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan baik kualitas tidur maupun tanda-tanda lain yang mungkin menunjukkan tingkat stres seseorang.






