Serial Alice in Borderland telah resmi berakhir, menandai akhir dari perjalanan yang mengesankan. Melalui tiga musim yang dipenuhi ketegangan dan intrik, penonton dibawa dalam perjalanan yang penuh dengan permainan mematikan dan dinamika karakter yang mendalam.
Meskipun musim ketiga memberikan penutup yang memadai bagi kisah Arisu, semangat untuk kemungkinan musim keempat masih hidup, terutama setelah munculnya rencana pengembangan semesta cerita ke luar Jepang.
Rincian Akhir yang Menggugah dan Kemungkinan Masa Depan
Adegan terakhir dari musim ketiga memperlihatkan seorang pelayan restoran di Los Angeles yang mengenakan nama “Alice.” Momen ini memberikan petunjuk bahwa ada kemungkinan spin-off dengan karakter baru dalam setting Amerika.
Dalam sebuah wawancara, Kento Yamazaki, yang memerankan Arisu, mengungkapkan minatnya untuk kembali jika ada kesempatan untuk melanjutkan cerita ini lebih jauh. Ia berkata, “Saya akan sangat tertarik untuk ikut serta jika ada kelanjutan dari cerita ini.”
Pembatalan Mengejutkan dan Data Penonton yang Mengesankan
Sayangnya, harapan untuk musim keempat tampaknya akan sirna setelah Netflix mengumumkan pembatalan serial ini setelah tiga musim. Keputusan tersebut diinformasikan berdasarkan data bahwa serial ini berhasil mengumpulkan 25 juta penonton dalam enam bulan terakhir.
Tidak ada penjelasan rinci yang diberikan Netflix mengenai alasannya. Namun, pengumuman ini mengejutkan banyak penggemar setia yang telah mengikuti perjalanan karakter utama dengan penuh antusiasme.
Meninggalkan Jejak di Dunia Serial Netflix
Alice in Borderland, yang pertama kali tayang pada 10 Desember 2020, berhasil menciptakan alur cerita yang memikat para penontonnya. Serial ini merupakan adaptasi dari manga dengan judul yang sama, yang menceritakan tentang Arisu, seorang pemuda yang terjebak dalam permainan hidup dan mati.
Kisahnya berfokus pada perjuangan Arisu dan teman-temannya untuk bertahan hidup di dunia yang penuh dengan tantangan mengerikan. Penonton diperkenalkan kepada berbagai karakter menarik yang menambah kompleksitas cerita.
Pencapaian yang Mewah di Platform Streaming
Meskipun harus berakhir, Alice in Borderland meninggalkan catatan manis. Dengan 25,3 juta penonton, serial ini menempati posisi ke-36 sebagai salah satu yang paling banyak ditonton di Netflix. Angka ini menunjukkan bahwa meskipun cerita ini telah selesai, dampaknya tidak akan mudah dilupakan.
Pencapaian tersebut menempatkannya tepat di bawah The Witcher musim ke-4, yang mencatat 25,4 juta penonton. Ini adalah pengingat bahwa Alice in Borderland berhasil menarik minat banyak orang selama penayangannya.








