Anak-anak yang tumbuh dengan sehat dan optimal adalah harapan semua orang tua. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk melakukan skrining perkembangan anak guna mendeteksi potensi keterlambatan atau gangguan sejak dini.
Pemeriksaan ini mencakup aspek motorik, bahasa, kognitif, dan sosial-emosional. Semakin cepat masalah terdeteksi, semakin baik intervensi yang dapat diberikan untuk mendukung perkembangan anak.
Pakar kesehatan menginformasikan bahwa masa awal anak berkembang adalah saat-saat yang kritis. Jika dibiarkan, gangguan perkembangan dapat berdampak pada kesiapan belajar dan interaksi sosial anak.
Pentingnya Skrining Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini
Skrining tumbuh kembang merupakan proses penilaian yang memerlukan perhatian khusus. Hal ini membantu dalam memantau setiap aspek perkembangan anak untuk memastikan mereka berada pada jalur yang tepat.
Ketika skrining dilakukan secara rutin, gangguan yang mungkin muncul bisa segera terdeteksi. Perhatian dini mengarah pada pengambilan tindakan yang tepat untuk mendukung anak.
Penting juga untuk dicatat bahwa banyak gangguan tidak terlacak sampai anak memasuki usia sekolah. Tanpa perawatan yang diperlukan, anak mungkin mengalami kesulitan dalam belajar, yang dapat memengaruhi kepercayaan diri mereka.
Gangguan Belajar dan Dampaknya terhadap Anak
Gangguan belajar adalah hal yang umum dan dapat berupa disleksia, disgrafia, atau diskalkulia. Kira-kira 5-15 persen anak usia sekolah mengalami masalah ini.
Seringkali, kesulitan ini dapat disalahartikan sebagai kurangnya disiplin belajar. Hal ini mencegah anak dari mendapatkan dukungan yang mereka perlukan untuk berkembang.
Gangguan belajar tidak berarti seorang anak tidak pintar. Ini lebih terkait dengan cara brain processing yang berbeda sehingga membutuhkan pendekatan yang lebih khusus dalam metode pembelajaran.
Peran Orang Tua dalam Mendukung Perkembangan Anak
Peran orang tua sangat penting dalam mendeteksi dan merespons kebutuhan perkembangan anak. Mereka perlu peka terhadap tanda-tanda yang menunjukkan adanya gangguan belajar.
Menerapkan pendekatan yang positif dan suportif bisa membantu anak merasa lebih diterima dan berdaya. Dengan deteksi awal dan dukungan yang tepat, anak dapat tumbuh dengan optimal.
Berinvestasi dalam kesehatan mental dan perkembangan anak melalui skrining dapat berkontribusi pada masa depan yang lebih baik bagi mereka. Dengan intervensi yang tepat, anak bisa meraih potensi maksimal dalam berbagai aspek kehidupan.







