Jakarta baru-baru ini menjadi sorotan ketika sebuah laporan mengungkapkan bahwa produsen otomotif mewah, BMW, sedang merencanakan penarikan lebih dari 145.000 unit kendaraan di Amerika Serikat akibat masalah pada starter mesin. Masalah ini bisa mengakibatkan kerusakan serius dan mengancam keselamatan pengendara, sehingga upaya penarikan ini dianggap sangat penting.
Mengacu pada laporan resmi, terdapat sebuah cacat pada komponen starter relay yang dapat berkarat, berpotensi memicu panas berlebih serta korsleting listrik. Pihak Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) AS mengungkapkan bahwa isu ini ditemukan pada model-model tertentu yang diproduksi pada tahun 2022 hingga 2025.
Pihak NHTSA menyatakan bahwa tindakan penarikan ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab untuk memastikan keselamatan kendaraan di jalanan. Hal ini memberi kesempatan bagi BMW untuk memperbaiki masalah sebelum menyebabkan insiden yang tidak diinginkan.
Detail Penarikan Kendaraan Oleh BMW di AS Yang Perlu Diketahui
Terdapat beberapa model BMW yang akan terkena dampak penarikan, termasuk seri 230i, 340i, X7, dan X5. Semua model ini memiliki potensi masalah yang sama terkait dengan starter relay yang berisiko mengalami korosi seiring waktu.
Dalam pengumuman resmi, BMW mengonfirmasi bahwa semua unit yang teridentifikasi akan ditarik untuk penggantian komponen starter relay secara gratis. Hal ini mencerminkan komitmen BMW dalam menjaga keselamatan pelanggan yang merupakan prioritas utama mereka.
Lebih lanjut, NHTSA menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi kendaraan hingga semua unit yang terdampak berhasil diperbaiki. Keputusan ini diambil setelah serangkaian inspeksi mendalam dilakukan.
Proses Perbaikan dan Komitmen BMW terhadap Keselamatan Pelanggan
Bagi pemilik kendaraan yang terpengaruh oleh penarikan ini, mereka tidak perlu khawatir mengeluarkan biaya untuk perbaikan. BMW menjanjikan penggantian starter relay secara gratis di semua dealer resmi mereka.
Pernyataan dari NHTSA mengonfirmasi bahwa dealer akan bertanggung jawab untuk menangani semua prosedur perbaikan yang diperlukan. Hal ini menunjukkan upaya serius dari BMW untuk mendemonstrasikan komitmen terhadap keamanan pengguna.
Perusahaan juga mendorong semua pemilik untuk memeriksa status kendaraan mereka dan segera menjadwalkan kunjungan ke dealer terdekat. Ini sebagai langkah awal untuk memastikan bahwa kendaraan tetap dalam kondisi baik dan aman digunakan.
Tindakan Proaktif NHTSA dan Respon Publik terhadap Isu Keamanan Kendaraan
NHTSA secara rutin melakukan inspeksi dan pengawasan terhadap kendaraan yang beredar di jalan raya. Mereka memberikan informasi penting kepada konsumen terkait potensi risiko pada kendaraan, termasuk penarikan seperti yang dilakukan oleh BMW ini.
Respon publik terhadap isu ini umumnya didominasi oleh kekhawatiran akan keselamatan di jalan. Banyak yang berharap bahwa langkah preventif dapat membantu mengurangi risiko insiden serius akibat masalah teknis yang tidak terdeteksi sebelumnya.
Beberapa pemilik kendaraan bahkan menyambut baik inisiatif ini, menganggapnya sebagai langkah bertanggung jawab dari produsen otomotif. Hal ini memberikan mereka kepercayaan lebih dalam menggunakan kendaraan yang mereka miliki.








