Di tepian Sungai Musi, sebuah perkampungan muncul sebagai pusat pempek yang ikonis di Kota Palembang. Ratusan tahun lalu, pempek menjadi simbol kuliner andalan daerah ini, dan hingga kini, dia tetap menjadi favorit di kalangan masyarakat baik lokal maupun pengunjung.
Perkampungan ini menawarkan berbagai jenis pempek dengan harga yang terjangkau, menjadikannya destinasi kuliner yang tidak boleh dilewatkan. Dari pempek yang digoreng hingga pempek dos, setiap penganan memiliki rasa yang khas dan menggoda selera.
Keberadaan pempek di Palembang bukan hanya sekadar hidangan, melainkan juga bagian dari tradisi dan budaya masyarakat. Setiap suapan pempek membawa kenangan dan kecintaan terhadap masakan lokal yang telah ada sejak lama.
Sejarah dan Asal Usul Pempek di Palembang
Pempek telah ada di Palembang sejak jaman pemerintahan Sriwijaya, yang merupakan kerajaan maritim besar di Asia Tenggara. Dalam perjalanan waktu, pempek mengalami banyak perubahan, baik dalam bahan maupun cara penyajian. Masyarakat Palembang semakin kreatif dalam menciptakan varian pempek baru yang menarik.
Tradisi membuat pempek biasanya diwariskan dari generasi ke generasi dalam keluarga. Setiap keluarga memiliki resepnya sendiri yang menjadikan pempek mereka unik dan berbeda dari yang lain. Hal ini yang menjadikan pengalaman mencicipi pempek selalu menarik.
Pempek biasanya disajikan dengan cuko, yaitu kuah khas yang terbuat dari air, gula merah, dan cabai. Perpaduan rasa manis, asin, dan pedas merupakan ciri khas yang tidak bisa dipisahkan dari pempek. Setiap gigitan memberikan sensasi yang memuaskan dan membuat ketagihan.
Berbagai Jenis Pempek yang Populer di Kalangan Masyarakat
Ada beberapa jenis pempek yang terkenal di Palembang, di antaranya adalah pempek kapal selam, pempek lenjer, dan pempek bulat. Pempek kapal selam diisi dengan telur ayam utuh yang memberikan tekstur dan rasa yang lebih kaya. Sedangkan pempek lenjer berbentuk lonjong, ideal untuk dinikmati dengan cuko.
Pempek bulat atau pempek adaan adalah varian yang lebih kecil dan gurih. Sering kali, variasi ini lebih ringan dan cocok untuk dijadikan camilan. Masyarakat seringkali mencampurkan berbagai jenis pempek dalam satu piring untuk menikmati variasi rasa.
Untuk cara penyajiannya, pempek biasanya disertakan dengan berbagai pelengkap seperti timun dan kerupuk. Hal ini menjadikan hidangan semakin menarik dan menggugah selera. Selain itu, ada juga pempek yang disajikan dengan sambal terasi bagi yang menyukai rasa lebih pedas.
Pengalaman Kuliner di Tempat Pempek yang Terkenal
Melangkah ke perkampungan ini, pengunjung akan disambut dengan aroma harum pempek yang sedang digoreng. Suasana ramai dan ceria membuat setiap orang merasa di rumah. Berbagai gerai pempek berjejer, menawarkan cita rasa yang menggoda setiap pengunjung yang lewat.
Salah satu cara terbaik menikmati pempek adalah dengan menyantapnya secara langsung di lokasi. Banyak warung menyediakan tempat duduk di luar untuk memberikan pengalaman bersantap yang lebih nyaman di tengah suasana lokal. Tentu saja, mengobrol dengan warga setempat bisa menjadi nilai tambah bagi pengalaman tersebut.
Belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi pempek di tempat pembuatannya. Tak jarang, pengunjung merasakan kelezatan yang otentik dibandingkan dengan pempek yang dibawa pulang. Ini menjadi salah satu alasan mengapa pempek di perkampungan ini selalu ramai dikunjungi.










