Ganda putra Malaysia, Man Wei Chong dan Tee Kai Wun, menghadapi tantangan menarik dalam turnamen Malaysia Open 2026 yang berlangsung di Axiata Arena antara 6 hingga 11 Januari mendatang. Mereka menyadari bahwa pasangan-pasangan dari Indonesia bisa menjadi lawan yang sangat berat dan tidak boleh dianggap sepele.
Dengan melihat hasil undian yang ada, Man dan Tee mungkin tidak akan berhadapan dengan ganda Indonesia sampai babak final. Namun demikian, mereka tetap berusaha untuk tidak lengah karena pengalaman dari kekalahan sebelumnya membuat mereka semakin waspada terhadap ancaman pasangan Indonesia.
Kekalahan yang mereka alami dari ganda Indonesia dalam tiga turnamen terakhir menambah motivasi dan tekanan bagi Man dan Tee. Persiapan yang matang menjadi kunci untuk tampil dengan performa terbaik saat menghadapi beberapa tim yang telah mengalahkan mereka sebelumnya.
Performa Ganda Putra Malaysia di Turnamen Sebelumnya
Man Wei Chong dan Tee Kai Wun menjadi sorotan setelah kalah dari pasangan muda Indonesia, Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin, di Australia Open 2025. Kekalahan ini menunjukkan bahwa mereka masih perlu meningkatkan konsistensi dalam permainan mereka agar bisa bersaing dengan anak-anak muda berbakat tersebut.
Selanjutnya, mereka juga harus menghadapi tantangan berat di BWF World Tour Finals 2025, di mana mereka kembali tumbang dari pasangan Sabar Karyaman dan Moh Reza Pahlevi Isfahani. Keduanya tidak hanya harus memperbaiki teknik permainan, tetapi juga menyesuaikan strategi menghadapi berbagai jenis permainan dari lawan.
Kekalahan ketiga dari ganda Indonesia di SEA Games 2025 memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya mentalitas yang kuat dalam setiap laga. Wei Chong menggarisbawahi bahwa setiap kekalahan bisa menjadi motivasi untuk bangkit lebih baik di pertandingan selanjutnya.
Strategi Persiapan Jelang Malaysia Open 2026
Persiapan yang baik adalah landasan penting dalam mencapai hasil yang diinginkan. Wei Chong menekankan adanya strategi khusus sebelum kompetisi untuk memastikan bahwa timnya siap secara mental dan fisik. Mereka melakukan simulasi pertandingan dan latihan intensif untuk menghadapi setiap skenario yang mungkin terjadi di lapangan.
“Yang terpenting adalah persiapan untuk penampilan. Jika penampilan kami di pekan turnamen bagus, hasilnya akan mengikuti,” ujar Wei Chong. Inilah yang menjadi mantra motivasi mereka menjelang turnamen.
Dengan fokus pada pengembangan kemampuan individu serta kekompakan tim, Man dan Tee berharap untuk meraih hasil lebih baik di Malaysia Open. Kesadaran akan pentingnya konsistensi dalam permainan menjadi sesuatu yang sangat ditekankan dalam setiap sesi latihan.
Pesaing Pertama yang Dihadapi: Denmark
Pada Malaysia Open 2026, mereka akan memulai perjuangan dengan menghadapi pasangan dari Denmark, Kim Astrup dan Anders Skaarup Rasmussen, yang berada di peringkat 10 dunia. Pertemuan ini tentu saja akan menuntut performa terbaik dari Man dan Tee agar bisa melaju jauh dalam turnamen ini.
Mengetahui bahwa lawan mereka memiliki pengalaman di tingkat internasional, ganda putra Malaysia menekankan pentingnya memahami gaya permainan Denmark sebelum bertanding. Analisis video pertandingan lawan dilakukan untuk mencari celah yang bisa dimanfaatkan.
Man dan Tee berharap bisa mengandalkan pengalaman dan teknik mereka dalam pertandingan mendatang. Tim pelatih telah menyusun rencana strategis yang diharapkan dapat membantu mereka mencapai kemenangan.
Pentingnya Dukungan Tim dan Mentalitas Kejuaraan
Di balik semua persiapan, keberadaan tim pelatih dan dukungan dukungan mental sangat berkontribusi dalam meningkatkan performa pemain. Man Wei Chong menegaskan bahwa mentalitas juara sangat penting untuk menghadapi tekanan dalam setiap pertandingan.
Kesadaran bahwa setiap pertandingan adalah kesempatan untuk belajar menjadi pendorong bagi mereka untuk tidak cepat menyerah. Sebuah tim yang kompak dan saling mendukung akan mampu mengatasi rintangan yang dihadapi di lapangan.
Keberhasilan dalam olahraga bukan hanya ditentukan oleh keterampilan teknis, tetapi juga oleh kekuatan mental. Mereka bertekad untuk berjuang mati-matian demi meraih hasil maksimal di Malaysia Open 2026.










