Pemerintah Malaysia memiliki target ambisius untuk menjadikan negaranya lebih bersih dibandingkan dengan Singapura pada tahun 2026. Ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk meningkatkan kualitas lingkungan serta daya saing pariwisata di negara tersebut.
Target tersebut diungkapkan oleh Menteri Perumahan dan Pemerintahan Lokal, Nga Kor Ming. Penegakan aturan anti-sampah yang baru berlaku menyusul banyaknya pelanggaran yang terjadi di masyarakat.
Penerapan regulasi baru ini dimulai pada 1 Januari 2026, dan dalam dua hari pertama, sebanyak 120 pelanggar berhasil ditindak. Tindakan cepat ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga kebersihan.
Pemangkasan Sampah dan Penerapan Aturan Baru di Malaysia
Pemerintah Malaysia telah meluncurkan undang-undang baru yang dikenal sebagai Act 672 untuk mengatasi masalah pembuangan sampah sembarangan. Aturan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan mereka.
Sanksi yang lebih ketat diharapkan dapat memicu perubahan pola pikir masyarakat. Dengan denda maksimal sebesar RM2.000 atau sekitar Rp6,6 juta, pelanggar juga dihadapkan pada hukuman kerja sosial hingga 12 jam.
Penerapan hukum yang tegas mencerminkan komitmen Malaysia dalam menjadikan negara ini sebagai tempat yang lebih bersih dan nyaman untuk ditinggali. Tindakan ini diambil karena banyak masyarakat yang selama ini mengabaikan pentingnya menjaga kebersihan.
Pembenahan Lingkungan dan Efeknya Terhadap Pariwisata
Langkah agresif pemerintah Malaysia ini juga diharapkan dapat berdampak positif terhadap sektor pariwisata. Citra bersih dan hijau tentu akan menarik lebih banyak wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam Malaysia.
Strategi ini sejalan dengan penekanan pemerintah terhadap kualitas lingkungan kota, yang menjadi salah satu fokus dalam agenda nasional. Dengan kebersihan yang terjaga, diharapkan Malaysia dapat bersaing lebih baik dengan negara-negara tetangga.
Peningkatan kebersihan ini tidak hanya bermanfaat bagi sektor pariwisata, tetapi juga untuk kesejahteraan masyarakat. Lingkungan yang bersih akan memberikan dampak positif pada kesehatan dan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.
Penegakan Aturan dan Implementasinya di Berbagai Wilayah
Pemerintah Malaysia menekankan pentingnya penegakan aturan ini di daerah-daerah strategis seperti Johor, Melaka, dan Kuala Lumpur. Fokus pada wilayah-wilayah ini menjelaskan betapa seriusnya pemerintah dalam melaksanakan aturan baru.
Otoritas Pengelolaan Sampah dan Kebersihan Malaysia (SWCorp) juga telah diberikan mandat untuk melakukan tindakan tegas terhadap pelanggar. Peringatan akan adanya hukuman lebih berat bagi pelanggar berulang menjadi langkah lanjutan untuk menciptakan efek jera.
Ke depan, diharapkan masyarakat akan lebih sadar dan peduli terhadap kebersihan lingkungan di sekitar mereka. Dengan kesadaran yang meningkat, Malaysia bisa menjadi contoh negara yang berhasil dalam program kebersihan kota.








