Geely Galaxy Xingyuan telah mencatatkan namanya sebagai mobil listrik terlaris di China pada tahun 2025, berdasarkan data terbaru yang dirilis mengenai penjualan mobil penumpang segmen kendaraan energi baru (NEV). Model ini berhasil mengalahkan berbagai pesaing kuat lainnya, termasuk Wuling Hongguang Mini EV dan Tesla Model Y, dengan penjualan yang sangat mencolok.
Dengan total penjualan mencapai 465.775 unit, Galaxy Xingyuan menunjukkan keungguluannya dan meninggalkan pesaing terdekat, BYD Qin Plus, dengan selisih yang signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa pasar mobil listrik di China terus berkembang pesat, dan mobil-mobil ini semakin menjadi pilihan utama bagi konsumen.
Analisis Penjualan yang Mengesankan dari Geely Galaxy Xingyuan
Dari total penjualan yang dicapai, Galaxy Xingyuan berhasil mencatatkan peningkatan lebih dari 20 persen dibandingkan model BYD yang paling populer. Pencapaian ini terbilang impresif dan menunjukkan tren positif untuk kendaraan listrik di China, yang semakin menarik perhatian masyarakat.
Pada tahun 2025, Galaxy Xingyuan sering kali menempati posisi teratas dalam penjualan bulanan, yang membuktikan konsistensinya dalam menarik minat konsumen. Ketimpangan penjualan ini menunjukkan bahwa pasar mobil listrik tidak hanya dipenuhi oleh merek-merek terkenal, tetapi juga munculnya pemain-pemain baru yang berani bersaing.
Pengembangan dan inovasi yang dihadirkan Geely dalam Galaxy Xingyuan memungkinkan mobil ini untuk bersaing dengan baik dalam segmennya. Desain yang modern dan fitur-fitur canggih menjadi nilai tambah yang membuat konsumen semakin tertarik untuk membeli.
Spesifikasi dan Kinerja Galaxy Xingyuan yang Menarik Perhatian
Galaxy Xingyuan memiliki dimensi yang cukup kompak, dengan panjang 4.135 m, lebar 1.8 m, dan tinggi 1.57 m, memberikan kenyamanan dan kepraktisan dalam penggunaan sehari-hari. Mobil ini dilengkapi dengan baterai lithium iron phosphate yang ditawarkan dalam dua pilihan kapasitas.
Opsi kapasitas baterai tersebut adalah 30,12 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 310 km, serta 40,16 kWh untuk jarak tempuh mencapai 410 km. Inovasi dalam komponen ini memberikan pilihan bagi konsumen berdasarkan kebutuhan mereka akan jangkauan perjalanan yang lebih jauh.
Xingyuan juga diperkenalkan di Indonesia dengan nama EX2 dan telah diproduksi di dalam negeri. Kehadiran mobil ini di berbagai pameran otomotif menunjukkan komitmen Geely untuk memperluas jangkauan pasarnya di ASEAN.
Perbandingan Galaxy Xingyuan dengan Model Mobil Listrik Lainnya
Meskipun Galaxy Xingyuan menunjukkan hasil penjualan yang sangat baik, menarik untuk dicatat bahwa model lain dari Geely tidak muncul dalam daftar 20 mobil listrik terlaris di China. Kesuksesan Xingyuan tampaknya mencerminkan daya tarik uniknya di pasar.
Model BYD justru mendominasi daftar tersebut, dengan Qin Plus dan Seagull menjadi yang paling banyak dibeli. Hal ini menandakan bahwa strategi pemasaran dan produksi BYD sangat efektif dalam memenuhi permintaan konsumen.
Pendatang baru seperti Xiaomi juga mulai menunjukkan prestasi di segmen ini. Model SU7 dari Xiaomi tercatat berhasil menjual 258.164 unit, menempatkannya dalam posisi yang cukup baik di pasar berkompetisi dengan nama-nama besar lainnya.
Secara keseluruhan, persaingan di pasar mobil listrik di China semakin ketat dan menarik untuk diikuti. Setiap merek berusaha keras untuk menarik perhatian konsumen dengan inovasi dan fitur terbaik yang mereka tawarkan.
Daftar Mobil Listrik Terlaris di China Sepanjang Tahun 2025
Tentu saja, pencapaian Galaxy Xingyuan membuka gambaran lebih luas tentang tren kendaraan listrik di China. Berikut adalah daftar 10 mobil listrik terlaris di China sepanjang tahun 2025:
- 1. Geely Galaxy Xingyuan: 465.775 unit
- 2. Wuling Hongguang Mini EV: 435.599 unit
- 3. Tesla Model Y: 425.337 unit
- 4. BYD Qin Plus: 387.315 unit
- 5. BYD Seagull: 310.956 unit
- 6. BYD Qin L: 264.671 unit
- 7. Xiaomi SU7: 258.164 unit
- 8. BYD Seal 06: 220.317 unit
- 9. Tesla Model 3: 200.361 unit
- 10. BYD Song Plus: 200.276 unit
Dengan demikian, Galaxy Xingyuan tidak hanya menonjolkan keberhasilannya sendiri, tetapi juga menambah pengetahuan kita tentang perkembangan dan proyeksi pasar kendaraan listrik di masa depan. Diversifikasi dan inovasi menjadi kunci bagi produsen mobil untuk tetap relevan dan kompetitif di pasar yang terus berubah.








