Noel Gallagher mengumumkan kembalinya kolaborasi di atas panggung dengan adiknya, Liam Gallagher, setelah kesuksesan tur reuni Oasis yang diadakan tahun lalu. Peristiwa ini memoinkan momen bersejarah bagi penggemar, terutama karena kedua bersaudara ini telah lama terpisah.
Pertunjukan yang akan digelar di Wembley Stadium pada 22 Maret mendatang menjadi bukti kuatnya hubungan mereka di dunia musik. Keputusan ini menjawab rindu penggemar yang sejak lama menginginkan penampilan mendebarkan dari Oasis.
Dalam sebuah wawancara, Noel menjelaskan bahwa saat ini mereka sedang fokus pada final Carabao Cup. Dia belum berdiskusi dengan Liam mengenai kemungkinan tampil di acara Brit Awards yang dijadwalkan pada tahun 2026, meski kesempatan tersebut mengundang banyak spekulasi.
Pertunjukan Reuni yang Dinantikan
Reuni Oasis yang dilakukan setelah 14 tahun sejak mereka bubar menunjukkan antusiasme luar biasa dari penggemar. Tur Oasis Live ’25, yang ditutup di Sao Paulo pada November 2025, menarik perhatian banyak orang dan mendapatkan ulasan positif dari media dan kritikus.
Selama tur, mereka membawakan 23 lagu hits yang menggemparkan, termasuk “Wonderwall” dan “Champagne Supernova”. Penampilan mereka di berbagai kota besar menjadi kenangan yang tidak terlupakan bagi banyak penggemar.
Para anggota band merasakan kembali energi dan kehangatan dari penggemar, yang semakin mempererat hubungan emosional mereka dengan musik. Acara tersebut menjadi saksi kematangan mereka sebagai seniman dan transformasi hubungan mereka di luar panggung.
Proyek Masa Depan dan Album Hits
Sebelum reuni, terdapat rencana untuk merilis album kompilasi yang berisi lagu-lagu terbaik Oasis. Namun, ide tersebut harus ditangguhkan karena terdapat perbedaan pandangan antara Noel dan Liam. Pertemuan kembali di panggung live membuat keduanya mulai mempertimbangkan kembali proyek-proyek tersebut.
Dengan tur yang telah melampaui ekspektasi, tampaknya ada peluang besar bagi mereka untuk berkolaborasi lagi. Noel mengungkapkan betapa bahagianya mereka saat tampil bersama, dan saat gitaris Bonehead turut bergabung dalam pertunjukan juga menambah semarak acara.
Keterlibatan kembali Bonehead menunjukkan bahwa nostalgia dari penggemar juga menjadi faktor penting dalam melanjutkan perjalanan musik mereka ke depan. Keduanya menyadari akan permintaan besar dari fans untuk melihat lebih banyak kolaborasi di masa mendatang.
Pemikiran di Balik Kesuksesan Tur
Setelah suksesnya tur Oasis Live ’25, kedua bersaudara ini mengambil waktu untuk merenungkan pencapaian mereka. Tur tersebut tidak hanya menjadi titik balik bagi karier mereka, tetapi juga membawa refleksi mendalam tentang hubungan mereka sebagai saudara.
Beberapa sumber menyebutkan bahwa mereka merasakan dorongan untuk kembali berkarya lebih banyak. Kembalinya mereka ke dunia musik setelah lama absen menjanjikan perjalanan yang menarik dan penuh potensi baru.
Para penggemar pun sangat berharap akan lebih banyak penampilan dan proyek baru setelah mendengar kabar mengenai kolaborasi tersebut. Mereka kembali dijadikan harapan bagi generasi penggemar baru sekaligus menjadi jembatan antara era musik di masa lalu dan sekarang.











