Film “Agak Laen: Menyala Pantiku” baru-baru ini menciptakan sejarah baru dengan capaian jumlah penonton yang signifikan. Dalam waktu hanya 30 hari sejak dirilis, film ini berhasil menarik perhatian lebih dari 9,3 juta penonton, melampaui prestasi film sebelumnya yang rilis pada tahun 2024.
Dari kabar gembira ini, para pemain film termasuk Bene Dion, Boris Bokir, Indra Jegel, dan Oki Rengga berkomitmen untuk menunaikan nazar sebagai bentuk syukur. Mereka memilih untuk mengabdi di panti jompo, menunjukkan tanggung jawab sosial mereka kepada masyarakat.
Dengan prestasi yang telah diraih, film ini tak hanya menjadi sekadar hiburan, tetapi juga menginspirasi banyak orang untuk peduli kepada kalangan lansia. Capaian ini menggambarkan dinamika perfilman Indonesia yang semakin berkembang dan mendapat tempat di hati penonton.
Prestasi Mengagumkan dalam Waktu Singkat pada Film Indonesia
Sejak dirilis pada 27 November 2025, film ini langsung mencuri perhatian banyak orang. Melalui pemasaran yang efektif dan tema yang menarik, “Agak Laen: Menyala Pantiku” berhasil menarik lebih dari 9.375.190 penonton dalam waktu satu bulan.
Jumlah penonton tersebut mengalahkan film pertamanya yang meraih 9.126.607 penonton selama 98 hari. Ini adalah bukti bahwa ada peningkatan signifikan dalam kualitas dan penulisan skenario yang memikat dari film ini.
Dalam dunia perfilman, capaian yang diraih dalam waktu sesingkat ini menjadikan film ini sebagai salah satu film terlaris dalam sejarah Indonesia. Ini menunjukkan tren positif bahwa film lokal juga bisa bersaing dengan film dari luar negeri.
Komitmen Sosial dari Para Pemain dan Produksi
Bene Dion dan rekan-rekannya mengungkapkan komitmen mereka untuk mengabdi di panti jompo sebagai bentuk balas budi. Dalam kata-kata mereka, mereka berjanji untuk menjalankan nazar ini setelah mengetahui capaian bagus dari film.
Pernyataan mereka dipublikasikan dalam video yang diunggah oleh rumah produksi, menambah nuansa kehangatan dan empati. Dengan cara ini, mereka tidak hanya berfokus pada kesuksesan finansial, tetapi juga berusaha memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Inisiatif ini sangat penting, khususnya dalam konteks yang lebih luas, mengingat banyaknya panti jompo yang membutuhkan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak. Ini menjadi contoh bagaimana industri hiburan bisa berkontribusi pada kesejahteraan sosial.
Cerita yang Memikat dan Unik dalam Setiap Adegan
Misi mereka membawa mereka untuk menyamar di sebuah panti jompo misterius dalam usaha memburu buronan. Situasi ini tidak hanya menambahkan unsur ketegangan, tetapi juga humor yang khas dari film ini.
Kekacauan dan aksi konyol yang terjadi selama penyamaran menambah daya tarik film ini. Penonton dapat merasakan setiap momen yang terbangun dalam alur cerita, yang berhasil menggabungkan elemen konyol dan serius secara harmonis.










