Persebaya Surabaya meraih kemenangan telak 4-0 atas Persijap Jepara dalam partai Super League 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Minggu sore. Hasil ini menunjukkan dominasinya di lapangan, meski di awal pertandingan, ada blunder yang hampir membuat pertahanan mereka terancam.
Pertandingan dimulai dengan tempo cukup cepat meskipun kedua tim tampak kesulitan mencetak peluang emas. Namun, pertahanan Persebaya menunjukkan soliditas yang diperlukan untuk menahan berbagai serangan yang dilancarkan oleh Persijap.
Dalam evolusi permainan, kedua tim nampak berusaha keras untuk mendapatkan momentum. Serangan-serangan yang dilakukan sering kali terputus di tengah jalan, sehingga menciptakan permainan yang alot di 15 menit pertama.
Kemangan Memukau di Gelora Bung Tomo, Surabaya
Menit ke-19 menjadi momen penting saat Persijap melancarkan serangan berbahaya melalui Carlos Franca. Sayangnya, tembakan kerasnya hanya menghantam mistar gawang dan gagal menjebol pertahanan Persebaya.
Persebaya mendapat penalti pada menit ke-22 setelah wasit Yudi Nurcahya menunjuk titik penalti menyusul pelanggaran Rizki Hidayat terhadap Francisco Rivera. Keputusan tersebut sempat ditinjau melalui VAR, namun wasit tetap pada keputusannya.
Bruno Moreira, sebagai eksekutor penalti, berhasil melakukan tugasnya dengan baik dan mengecoh kiper lawan. Dengan gol ini, Persebaya unggul 1-0 pada menit ke-26, memberi angin segar bagi tim mereka.
Babak Pertama: Persebaya Unggul dengan Kualitas Permainan Tinggi
Menjelang akhir babak pertama, menit ke-38, Leo Lelis berhasil menambah keunggulan bagi Persebaya dengan sundulan dari umpan sepak pojok. Gol ini memberikan kepercayaan diri lebih untuk tim tuan rumah.
Dengan keunggulan 2-0, Persebaya menutup babak pertama tanpa ada gol tambahan dari Persijap. Strategi yang diterapkan Persebaya efektif untuk menjaga dominasi mereka di lapangan.
Pada awal babak kedua, menit ke-48, Persijap mendapatkan peluang emas melalui Sudi Abdallah, namun sundulannya meleset dari sasaran. Situasi ini menunjukkan bahwa tim tamu masih berusaha mencari celah untuk memperkecil ketertinggalan.
Pemantapan Kemenangan di Babak Kedua: Keberhasilan Eksekusi Serangan
Persebaya berusaha untuk terus menambah pundi gol, dan pada menit ke-54, Malik Risaldi hampir mencetak gol lagi, sayang upayanya masih dapat digagalkan oleh kiper lawan. Tekanan terus diberikan oleh Persebaya, menunjukkan semangat juang yang tidak padam.
Di menit ke-58, gol dari Sudi Abdallah sempat membuat suasana stadion terhenyak karena ia berhasil membobol gawang Persebaya. Namun, kegembiraan tersebut sirna karena wasit menganulir gol tersebut akibat posisi offside.
Penguasaan permainan kembali berlanjut dan momentumnya mulai berpihak pada Persebaya. Di menit ke-81, mereka berhasil mencetak gol ketiga lewat Francisco Rivera yang menambah keunggulan menjadi 3-0.
Memasuki menit ke-85, Mihailo Perovic menambah penderitaan Persijap dengan gol terakhir untuk mengubah skor menjadi 4-0. Dengan ini, Persebaya menunjukkan performa yang impresif di hadapan publik tuan rumah.
Pertandingan berakhir tanpa adanya gol tambahan, mengukuhkan kemenangan Persebaya dengan skor telak 4-0 atas Persijap Jepara. Hasil ini mencerminkan keunggulan strategi dan skill para pemain yang tampil maksimal sepanjang pertandingan.










