Musim hujan sering dianggap sebagai waktu yang kurang menyenangkan untuk merawat kendaraan, terutama sepeda motor. Banyak pemilik motor merasa sia-sia untuk mencuci kendaraan mereka, mengingat setelah dibersihkan, eh, hujan kembali datang dan mencemari lagi. Namun, sebenarnya, tidak menjaga kebersihan sepeda motor dapat berakibat fatal.
Jika sepeda motor dibiarkan kotor, berbagai masalah bisa muncul belakangan. Nah, mari kita bahas lebih lanjut mengenai risiko dan dampak yang mungkin terjadi pada motor kesayangan jika tidak dibersihkan setelah terkena hujan.
Kenapa Anda Harus Rutin Mencuci Sepeda Motor Anda?
Penting untuk memahami bahwa mencuci sepeda motor bukan hanya soal estetika, tetapi juga berkaitan dengan performa dan keawetan motor itu sendiri. Ketika motor terkena air hujan, selain kotoran, terdapat juga bahan kimia yang bisa menempel, yang jika dibiarkan bisa merusak komponen motor.
Melakukan pembersihan secara rutin akan mengurangi risiko kerusakan akibat kotoran dan jamur. Dengan menjaga kebersihan motor, Anda tidak hanya membuatnya tampak lebih menarik, tetapi juga dapat memperpanjang umur komponen yang ada di dalamnya.
Sebagian besar bagian penting motor terbuat dari logam, yang sangat rentan terhadap karat. Kalau sudah terkena air hujan yang mengandung asam, logam akan lebih cepat mengalami korosi jika tidak segera dibersihkan.
Dampak Buruk Jika Motor Tidak Segera Dibersihkan Setelah Hujan
Salah satu risiko terbesar adalah timbulnya karat pada komponen logam sepeda motor. Bagian-bagian penting seperti mesin, rantai, dan suspensi semua terbuat dari logam dan sangat rentan terhadap kerusakan akibat karat.
Karat yang muncul dapat mengganggu performa motor secara keseluruhan. Misalnya, rantai yang berkarat dapat patah atau putus saat digunakan, membuat Anda berisiko mengalami kecelakaan.
Selain itu, jika suspensi motor tidak dalam kondisi yang baik, Anda dapat merasakan perjalanan yang tidak nyaman. Suara berdecit saat berkendara juga menjadi indikasi bahwa ada masalah yang lebih serius dengan suspensi.
Penurunan Estetika dan Fungsi Sepeda Motor Anda
Tidak hanya performa yang terganggu, tampilan motor juga bisa dipengaruhi oleh ketidakbersihan. Kotoran yang tertinggal berbagai air hujan dapat menempel dan membuat motor terlihat kusam.
Water spot adalah salah satu masalah yang sering dihadapi. Permukaan motor yang tidak bersih akan memiliki bercak yang mengkesankan bahwa kendaraan tidak dirawat dengan baik. Hal ini tentu saja merugikan jika Anda ingin tampil percaya diri saat berkendara.
Lebih jauh lagi, mika lampu yang menguning bisa mengurangi visibilitas saat berkendara di malam hari. Kira-kira, siapa yang mau mengemudikan motor dengan lampu yang tidak maksimal?
Pemusatan Kotoran dan Dampaknya Terhadap Sistem Rem
Kampas rem juga tidak luput dari dampak buruk jika tidak dibersihkan. Pada waktu hujan, lumpur dan kotoran lainnya dapat menempel pada kampas rem, membuatnya kurang pakem.
Kampas yang kotor tidak hanya mengurangi efisiensi pengereman tetapi bisa pula menyebabkan kerusakan pada piringan cakram. Masalah ini akan berpotensi membuat Anda lebih sulit mengendalikan motor, terutama dalam keadaan darurat.
Risiko Listrik dan Komponen Motor Lainnya
Air hujan yang merembes ke dalam komponen motor bisa menyebabkan korsleting pada sistem kelistrikan. Konektor yang lembab berisiko menyebabkan motor sulit dinyalakan atau bahkan mati mendadak saat berkendara.
Selain masalah kelistrikan, jok motor yang tidak segera dikeringkan setelah terkena hujan juga dapat memunculkan jamur. Jamur pada jok tidak hanya menimbulkan bau tidak sedap, tetapi juga dapat berdampak negatif pada kesehatan kulit pengendara.
Jadi, pastikan untuk mengeringkan jok secara menyeluruh setiap kali motor Anda terkena hujan, demi memberikan kenyamanan saat berkendara.









