Tim Nasional Vietnam menunjukkan performa luar biasa dengan meraih posisi ketiga di Piala Asia U-23 2026. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City, Vietnam berhasil menaklukkan Korea Selatan secara dramatis lewat adu penalti setelah bermain imbang 2-2 di waktu normal dan tambahan.
Setelah mengalami kekalahan di babak semifinal dari China, Vietnam U-23 kembali dengan semangat tinggi untuk meraih kemenangan. Tim asuhan Kim Sang Sik tersebut tampil agressif sejak menit awal, dengan striker andalan seperti Nguyen Dinh Bac dan Nguyen Thai Son memimpin serangan.
Keberhasilan Vietnam menggetarkan Korea Selatan dimulai pada menit ke-30, saat Nguyen Quoc Viet mencetak gol pertama. Meskipun sempat mendapatkan keunggulan, mereka harus terus berjuang mempertahankan posisi ini hingga akhir pertandingan melawan tim kuat Korea Selatan.
Cerita Pertandingan yang Menegangkan dan Dramatis
Vietnam mengawali laga dengan optimisme dan agresivitas yang terlihat jelas. Tim ini memanfaatkan setiap peluang untuk menyerang, menciptakan ketegangan di lini pertahanan Korea Selatan. Gol pertama Vietnam hadir melalui Nguyen Quoc Viet yang memanfaatkan assist dari Nguyen Duc Anh.
Korea Selatan yang terkenal dengan fleksibilitas permainan mereka, berusaha sekuat tenaga untuk mengimbangi skor. Tim tersebut akhirnya berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-69 berkat gol Kim Tae Won. Namun, Vietnam tidak menyerah dan kembali memimpin hanya dua menit setelahnya.
Usai gol kedua Vietnam oleh Din Bac pada menit ke-71, suasana di stadion semakin memanas. Dewi Fortuna tampaknya berpihak pada Vietnam, meskipun Din Bac harus meninggalkan lapangan lebih awal setelah mendapatkan kartu merah. Kejadian ini menjadi titik krusial dalam pertandingan yang semakin memanas.
Drama di Detik-detik Terakhir Pertandingan
Tepat ketika semua berharap Vietnam dapat mempertahankan keunggulan, bencana menimpa mereka saat Korea Selatan menggolkan satu lagi di menit terakhir. Shin Min Ha menjadi pahlawan bagi Korea dengan gol penyama kedudukan yang membuat skor kembali imbang 2-2, membawa pertandingan ke babak tambahan.
Babak tambahan berlangsung penuh ketegangan dan darah dingin, di mana kedua tim saling mengancam tetapi tidak ada gol tercipta. Setelah dua kali 15 menit tanpa gol, pertandingan pun berlanjut ke adu penalti, di mana kemampuan mental para pemain akan diuji.
Dalam proses adu penalti yang dramatis, Vietnam menunjukkan ketenangan yang luar biasa. Semua penendang mereka berhasil menjalankan tugas dengan baik, sementara Korea Selatan harus menghadapi kekecewaan ketika penendang terakhirnya, Bae Hyun Seo, gagal mencetak gol setelah tendangannya berhasil dihalau oleh kiper Cao Van Binh.
Momen Bersejarah bagi Timnas Vietnam di Piala Asia U-23
Dengan kemenangan adu penalti 7-6, Vietnam meraih kebanggaan dan melengkapi perjalanan mereka di Piala Asia U-23 dengan posisi ketiga. Prestasi ini bukan hanya sekedar trofi, tetapi juga sebuah pengingat akan kerja keras dan konsistensi tim selama kompetisi.
Pencapaian ini memberikan motivasi tambahan bagi para pemain muda Vietnam untuk terus mengembangkan diri dan berprestasi di ajang internasional selanjutnya. Kemenangan ini menjadi batu loncatan bagi sepak bola Vietnam yang semakin menunjukkan taji di kancah Asia.
Klub-klub dan penggemar sepak bola di Vietnam tentunya sangat bangga dengan pencapaian ini. Sebuah prestasi yang diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda pesepakbola di negara tersebut untuk mengejar impian di dunia olahraga.









